Ketika hasil terjemahan sudah tersedia, perjalanan belum selesai. Ada kesempatan untuk bersama-sama memikirkan bagaimana Firman yang sudah diterjemahkan dapat semakin digunakan dalam kehidupan gereja dan komunitas.
Di Gugus Robeno, yang terdiri dari enam bahasa, tim Scripture Engagement (SE) sedang membuka ruang kolaborasi bersama para pendamping dan gereja. Bersama-sama, mereka membicarakan berbagai kemungkinan: metode, bahan, penginjilan, pemuridan, hingga bentuk pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing bahasa dan komunitas.
Proses ini bukan tentang satu pihak membawa jawaban, melainkan tentang berjalan bersama, saling mendengar, belajar, dan mencari cara yang tepat agar hasil terjemahan dapat digunakan secara nyata.
September menjadi bagian dari proses persiapan ini. Tim mulai menyusun program yang akan dijalankan, sekaligus memperlengkapi para pendamping untuk semakin memahami Scripture Engagement dan peran mereka dalam mendampingi gereja menggunakan Firman Tuhan.