10 Langkah Penerjemahan Alkitab

01

Pengertian Makna Teks Sumber (Eksegese)
Tugas pertama ketika menerjemahkan adalah mempelajari makna teks sumber secara teliti dengan menggunakan berbagai versi Alkitab dan bahan-bahan penolong. Ini disebut “melakukan eksegese”. Ini berarti memahami teks asli yang diperlukan untuk menerjemahkan makna dengan tepat. Setidaknya harus ada satu orang di setiap tim penerjemah yang terampil dalam melakukan eksegese.
Ketika melakukan eksegese, kita harus memperhatikan secara teliti “kata kunci Alkitab.” Ini adalah istilah yang sering mengacu pada budaya dan praktek keagamaan orang Israel, atau kata-kata dan frase lain dengan arti khusus dalam Alkitab. Perlu ada pertimbangan seksama, pengujian dan kesepakatan mengenai terjemahan dari istilah-istilah ini. Ini adalah tugas yang berkelanjutan.

02
Pembuatan Konsep Pertama
Penerjemah, yaitu seorang penutur asli bahasa sasaran, membuat konsep pertama terjemahan. Selain teks yang akan diterjemahkan, bahan-bahan bantuan juga harus disiapkan. Bahan bantuan diperlukan untuk memberikan informasi latar belakang yang penting untuk membantu pembaca memahami teks (judul bagian, catatan kaki, daftar kosakata).
Konsep pertama harus diketik ke komputer menggunakan program Paratext. Jika sistem ejaan menggunakan huruf selain alfabet Romawi atau jika memiliki karakter khusus, maka diperlukan bantuan dari seorang teknisi komputer untuk membuat sistem khusus guna mengetik huruf-huruf tersebut. Tim penerjemah harus membuat daftar pedoman bagaimana teks akan diformat. Misalnya, aturan harus dibuat untuk tanda baca, huruf besar, tanda kutip, dan apakah akan menggunakan tanda kutip atau tidak di awal paragraph dalam kutipan yang panjang.
03

Pemeriksaan dalam Tim
Penerjemah lain dalam tim mempelajari konsep pertama, membandingkannya dengan versi Alkitab lainnya dan bantuan terjemahan, menuliskan komentar dan memberikan usulan perbaikan. Kemudian tim akan berkumpul bersama-sama untuk membahas usulan tersebut.
Konsep pertama direvisi setelah komentar dan usulan dievaluasi. Revisi dan pembaharuan teks diulangi selama proses penerjemahan berlangsung.

04
Pemeriksaan Oleh Peninjau
“Peninjau” diangkat dari berbagai denominasi dan dialek. Mereka diminta untuk memberikan umpan balik pada terjemahan terutama di bidang kejelasan dan kewajaran. Tim penerjemah menerima dan mengevaluasi usulan dan merevisi teks yang sesuai.
05

Pemeriksaan Pengertian
Ujilah terjemahan dengan berbagai pilihan penutur biasa bahasa sasaran. Cari tahu apakah terjemahan itu disampaikan secara jelas dan apakah para pendengar memang memahami makna yang benar yang hendak disampaikan oleh terjemahan tersebut. Apakah bahasanya wajar dan gayanya baik? Apakah pencatatan bahasa yang digunakan sudah sesuai? Apakah informasi sudah dimuat sedemikian rupa sehingga orang dapat memahami dengan mudah? Mintalah saran. Mintalah orang lain untuk membacakan terjemahan itu dengan bersuara.

06
Pengeditan (Pakai Paratext)
Dengan software Paratext, dipastikan bahwa tidak ada kesalahan yang berkaitan dengan format, tanda baca, tanda kutip, huruf besar, dll sudah diperbaiki sebelum menyiapkan terjemahan balik untuk pemeriksaan konsultan.
07

Terjemahan Balik
Terjemahan balik tertulis adalah terjemahan literal yang dibuat kembali ke dalam bahasa nasional atau bahasa yang dipakai secara luas. Ini harus dibuat oleh penutur asli bahasa sasaran selain penerjemah. Terjemahan balik akan membantu menunjukkan apakah terjemahan tersebut menyampaikan pesan secara efektif dan tepat, dan berfungsi sebagai dasar untuk pemeriksaan konsultan. Sebelum terjemahan balik dikirim kepada konsultan, pendamping harus membandingkan teks ayat demi ayat dengan terjemahan TB (terjemahan yang lebih harfiah): Apakah ada makna yang hilang? Apakah ada makna yang ditambah (yang bukan penjelasan singkat tentang informasi yang tersirat di dalam teks)? Apakah ada makna yang diubahkan?

08
Pemeriksaan Oleh Konsultan
Seorang konsultan penerjemahan bekerja dengan tim untuk memeriksa ketepatan terjemahan dengan teks asli Yunani atau Ibrani. Sementara tim menggunakan teks sumber yang dapat dipercaya dalam bahasa lain, otoritas akhirnya selalu teks asli Yunani atau Ibrani. Konsultan juga memeriksa untuk memastikan terjemahan menyampaikan arti dengan jelas. Konsultan membantu menemukan solusi untuk masalah terjemahan yang sulit dan membantu lebih lanjut latihan tim sehingga mereka menghasilkan terjemahan yang lebih baik secara konsisten.
09

Pembacaan Akhir
Segera setelah pemeriksaan konsultan, tim penerjemahan membaca seluruh teks dengan bersuara untuk memastikan bahwa semua perubahan telah dibuat dengan benar dan bahwa teks masih mengalir secara wajar. Segera sebelum penerbitan, tim penerjemah dan peninjau harus membaca teks dengan keras bersama-sama untuk terakhir kalinya.

10
Persiapan Penerbitan
Terjemahan ini disiapkan untuk penerbitan, Biasanya terjemahan itu diterbitkan dalam bentuk cetak maupun audio. Pemeriksaan Alkitab dikerjakan di Paratext untuk memeriksa konsistensi ejaan, kata kunci Alkitab, bagian paralel dalam buku yang berbeda, serta huruf besar, format dan tanda baca. Gambar-gambar, keterangan gambar dan peta yang dipilih untuk typesetting, dan sampul halaman, halaman judul dan pengantar buku disiapkan.
SETELAH MENYELESAIKAN TERJEMAHAN:
Kemudian hasil terjemahan dipersiapkan untuk publikasi. Dalam typesetting, halaman diformat, gambar-gambar dan keterangan yang sesuai dimasukkan, dan akhirnya salinan yang sudah selesai dikirim untuk dicetak. Terjemahan juga dapat direkam sebagai file MP3 untuk dibagikan atau diputar di radio. Pada titik ini tugas pendistribusian tim dimulai!
Sebelum menerbitkan seluruh Perjanjian Baru, masing-masing kitab harus diterbitkan dan didistribusikan lebih dulu. Ini memberikan kesempatan bagi umpan balik dan pengujian yang lebih luas. Tim juga mendapatkan keuntungan pengalaman berharga dengan bekerja melalui semua tahapan untuk satu kitab. Tentu saja, 10 langkah ini hanya mewakili sebagian dari seluruh pekerjaan. Ada banyak bepergian, sakit-penyakit, pergumulan, dan doa - demikian juga ada banyak sukacita dan berkat - semua ada di dalam seluruh proses penerjemahan Alkitab. Mari kita ingat untuk berdoa bagi satu sama lain sebagaimana kita menapaki jalan ini bersama-sama.